KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) PADA KELAS IX SMP

Authors

  • Nadia Sulfaidah Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Ma’rup Ma’rup Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Erni Ekafitria Bahar Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.30605/27458326-98

Keywords:

Berpikir Kreatif, SPLDV, SMP

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Makassar yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) ditinjau dari kemampuan awal pada kelas IX SMP Negeri 5 Makassar yang difokuskan pada 3 kategori yaitu siswa dengan kategori tinggi, siswa dengan kategori sedang dan siswa dengan kategori rendah. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang dirancang untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa khususnya pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik tes dan teknik wawancara. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan awal yang berjumlah 10 soal, tes kemampuan berpikir kreatif yang berjumlah 3 soal dan pedoman wawancara. Wawancara dilakukan untuk lebih menggali kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa yaitu 1 siswa dari kategori tinggi, 1 siswa dari kategori sedang dan 1 siswa dari kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa dengan kategori tinggi memenuhi 3 indikator berpikir kreatif yaitu kefasihan, fleksibilitas dan kebaruan, berada pada tingkat 4 kemampuan berpikir kreatif atau sangat kreatif. (2) Siswa dengan kategori sedang memenuhi 2 indikator berpikir kreatif yaitu kefasihan dan fleksibilitas, berada pada tingkat 3 kemampuan berpikir kreatif atau kreatif. (3) Siswa dengan kategori rendah memenuhi 1 indikator berpikir kreatif yaitu kefasihan, berada pada tingkat 1 kemampuan berpikir kreatif atau kurang kreatif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Damayanti, H.T. 2017. Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Dalam Menyelesaikan Soal Open Ended Siswa Kelas VII SMP Batik Surakarta. Skripsi online. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Fardah, D.K. (2012). Analisis Proses dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Matematika Melalui Tugas Open-Ended. Jurnal Kreano, 3(2)

Munandar, U. S. C.2012. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Nufus Zaikatun. 2021. Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa Mtsn Mtsn. skripsi online. Darussalam banda aceh: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Saffawati Diyana. 2019. Proses Berpikir Kreatif Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Open-Ended Pada Materi Kubus dan Balok Kelas VIII di MTs AL Ma’rif Tulungagung Tahun Ajaran 2017/2018. Tulungagung: IAIN Tulungagung.

Seifert, K. (2009).Manajemen Pembelajaran dan Instruksi Pendidikan: Manajemen Mutu Psikologi pendidikan Para Pendidik. Yogyakarta: IRCiSoD.

Siswono, T. 2008. Model Pembelajaran Matematika Berbasis Pengajuan dan Pemecahan Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif. Surabaya: Unesa University Press.

Syah, Muhibbin.2010. Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Zuroidah, E. (2015). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas X di MA Aswaja Ngunut Tulungagung Tahun Ajaran 2014/2015. IAIN Tulungagung.

Downloads

Published

2022-01-18

How to Cite

[1]
N. Sulfaidah, M. Ma’rup, and E. E. Bahar, “KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) PADA KELAS IX SMP”, IJMA, vol. 2, no. 2, pp. 66–77, Jan. 2022.