KARAKTERISTIK KULTURAL DAN FILOSOFI MATEMATIKA
DOI:
https://doi.org/10.30605/27458326-68Keywords:
etnomatematika, filosofi matematikaAbstract
enelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang bertujuan mengkaji dua hal pokok. Pertama, karakteristik kultural. Kedua, karakteristik filosofi matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kultural dapat dilihat dari sisi nilai dan praktik sosial matematika, maupun sisi konvensi matematika. Nilai kultural matematika dapat dilihat dari program etnomatematika. Sementara itu, praktik sosial matematika dapat dilihat dari Realistic Mathematics Education. Namun demikian, tetap diakui bahwa matematika memiliki karakteristik yang khas atau sifat alami sebagai suatu konvensi, sekaligus merupakan bagian dari karakteristik kultural matematika. Sementara itu, karakteristik filosofi matematika bergantung pada sudut pandang aliran-aliran filsafat tertentu terhadap matematika. Hasil rekonseptualisasi filsafat matematika menunjukkan bahwa suatu filsafat matematika mestinya memenuhi empat kriteria, yaitu: a) pengetahuan matematika: sifat, justifikasi dan genesisnya; b) obyek-obyek matematika: sifat dan asal-usulnya; c) aplikasi matematika: keefektifannya dalam sains, teknologi dan bidang-bidang lainnya; dan d) pelaksanaan (praktik) matematika: berbagai aktivitas para matematikawan, baik di masa sekarang, maupun di masa lampau.
Downloads
References
Elmer E. Rasmuson Library. (2020). Library Research Process (online). (https://library.uaf.edu/ls101-research-process) diakses pada 4 April 2021
Gie, T. L. 1993. Filsafat Matematika Bagian Kedua Epistemologi. Yogyakarta: Yayasan Studi Ilmu dan Teknologi.
Graduate School Universitas Negeri Yogyakarta, 2020. Ethnomathematics Journal (online) (https://journal.uny.ac.id/index.php/ethnomath/index) (Diakses pada Ahad, 18 Oktober 2020).
Gravemeijer, K. & Terwel, J. 2000. Hans Freudenthal: a Mathematician on Didactics and curriculum theory, Journal of Curriculum Studies, 32(6): 777–796.
Hanna, G. 1983. Rigorous Proof in Mathematics Education. Toronto: The Ontario Institute for Studies in Education.
Hudojo, H. 1990. Belajar Mengajar Matematika. Malang: IKIP Malang Press.
Johnson, D. A. & Rising, G. R. 1967. Guidelines for Teaching Mathematics. California: Wadsworth Publishing Company, Inc.
Khait, A. 2005. The Definition of Mathematics: Philosophical and Pedagogical Aspects, Science & Education, 14: 137–159.
Larvor, B. 2016. What Are Mathematical Cultures? Dalam S. Ju et al. (eds.), Cultures of Mathematics and Logic, Trends in the History of Science, (Hal. 1-22).
Merriam-Webster Dictionary. 2020. Culture. (online) (https://www.merriam-webster.com/dictionary/culture) (Diakses pada 15 April 2020).
Rosa, M. & Orey, D. C. 2011. Ethnomathematics: the cultural aspects of mathematics. Revista, Latinoamericana de Etnomatemática, 4(2): 32-54.
Skemp, R. R. 1987. The Psychology of Learning Mathematics (Expanded American Edition). New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Publishers.
Soedjadi, R. 2000. Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia: Konstatasi Keadaan Masa Kini menuju Harapan Masa Depan. Jakarta: Depdiknas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.
