Skrining Jamur Trichophyton rubrum Penyebab Tinea unguium Pada Kuku Kaki Petani Sawah Di Kecamatan Lau Kabupaten Maros

Screening for Trichophyton rubrum, the fungus that causes Tinea unguium, on the toenails of rice farmers in Lau District, Maros Regency

Authors

  • Samaludin Tong Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis Fakultas Teknologi Kesehatan, Universitas Megarezky, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
  • Hartati Hartati Universitas Megarezki
  • Nuramaniya Taufiq Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis Fakultas Teknologi Kesehatan, Universitas Megarezky, Kota Makassar, Sulawesi Selatan

Keywords:

kuku kaki, petani sawah, skrining jamur, Tinea unguium, Trichophyton rubrum

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan skrining jamur Trichophyton rubrum sebagai penyebab Tinea unguium pada kuku kaki petani sawah di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros. Tinea unguium merupakan infeksi jamur pada kuku yang sering dialami oleh individu yang bekerja di lingkungan lembab dan kotor, seperti petani sawah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemeriksaan langsung menggunakan Kalium Hidroksida (KOH) 20% dan metode kultur pada media Sabouraud Dextrose Agar (SDA) dengan identifikasi mikroskopik menggunakan Lactophenol Cotton Blue (LPCB). Sampel yang diambil adalah kerokan kuku kaki dari 10 petani sawah yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil pemeriksaan langsung menunjukkan 1 sampel positif (10%) mengandung hifa jamur, sedangkan hasil kultur menunjukkan 100% sampel positif dengan berbagai jenis jamur, termasuk Trichophyton rubrum pada 1 sampel (10%). Temuan ini menegaskan bahwa Trichophyton rubrum merupakan salah satu penyebab Tinea unguium pada petani sawah di Kecamatan Lau. Penelitian ini menggaris bawahi pentingnya menjaga kebersihan kuku dan lingkungan kerja untuk mencegah infeksi jamur. Disarankan agar petani meningkatkan personal hygiene dan penggunaan alat pelindung kaki selama bekerja.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] H. Husni, E. Asri, and R. Gustia, “Identifikasi dermatofita pada sisir tukang pangkas di Kelurahan Jati Kota Padang,” Jurnal Kesehatan Andalas, vol. 7, no. 3, pp. 331-335, 2018.

[2] I. K. Sari, M. Azrin, and S. Suryanto, “Gambaran pengetahuan pemulung terhadap aspek kesehatan keselamatan kerja dalam pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Kota Pekanbaru,” Disertasi, Universitas Riau, 2016.

[3] M. Mulyati and Z. Zakiyah, “Identifikasi jamur penyebab onikomikosis pada kuku kaki pemulung di daerah tempat pembuangan akhir Bantar Gebang Bekasi,” Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, vol. 6, no. 1, pp. 1-10, 2020.

[4] Nurfadillah, Hartati, and Sulfiani, “Identifikasi jamur dermatofita penyebab Tinea unguium pada kuku kaki petani di Dusun Ballakale Desa Aksa Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai,” Kampurui Journal Kesehatan Masyarakat, vol 3, no. 2, pp. 84-92, 2021.

[5] V. K. Mustiawati, “Pemeriksaan mikrobiologi pada Candida albicans,” Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, vol. 16, no. 1, pp. 53-63, 2016.

[6] J. T. Dilly, M. G. Kapantow, and P. L. Suling, “Profil herpes zoster di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode Januari - Desember 2013,” Jurnal e-Clinic, vol. 4, no. 2, pp. 1-5, 2016.

[7] M. Widianti, A. Nurmalasari, and R. Andani, “Pemeriksaan jamur dermatophyta kuku kaki petani di Desa Buntar Blok Cileudug Kecamatan Sukadana Kabupaten Ciamis,” Jurnal Program Studi Diploma III Analis Stikes Muhammadiyah Ciamis, vol. 3, no. 1, 2016.

[8] E. H. Mamuaja, R. I. Susanti, P. L. Suling, and G. M. Kapantow, “Onikomikosis kandida yang diterapi dengan itrakonazol dosis denyut,” Jurnal Biomedik, vol. 9, no. 3, 178-183, 2017.

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

[1]
S. Tong, H. Hartati, and N. Taufiq, “Skrining Jamur Trichophyton rubrum Penyebab Tinea unguium Pada Kuku Kaki Petani Sawah Di Kecamatan Lau Kabupaten Maros: Screening for Trichophyton rubrum, the fungus that causes Tinea unguium, on the toenails of rice farmers in Lau District, Maros Regency”, CJBS, vol. 8, no. 2, pp. 1–6, Jun. 2026.