Perbandingan Morfologi dan Anatomi Ikan Belanak Angin (Crenimugil seheli) pada Air Asin dan Air Tawar

Authors

  • Marlin Baso Sampetondok Program Studi Biologi, Fakultas Sains, Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Ridha Yulyani Wardi Program Studi Biologi Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Eva Sohriati Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Cokroaminoto Palopo

Keywords:

air asin, air tawar, anatomi, Crenimugil seheli, morfologi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan morfologi dan anatomi ikan belanak angin (Crenimugil seheli) pada air asin dan air tawar. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei hingga Juni 2025 di habitat ikan belanak. Pengamatan morfologi dan anatomi dilaksanakan di Laboratorium Sel dan Jaringan Universitas Cokroaminoto Palopo. Hasil dari penelitian ini diperoleh beberapa perbandingan pada ikan belanak angin (Crenimugil seheli) pada air asin dan air tawar. Pada air asin hanya terdapat beberapa perbedaan, yaitu hanya terletak pada panjang tubuh ikan belanak angin (Crenimugil seheli) tersebut. Sedangkan anatomi memiliki banyak perbedaan dan hanya beberapa yang memiliki persamaan. Pada bagian morfologi hanya terdapat panjang dan berat tubuh ikan. Ikan belanak angin (Crenimugil seheli) pada air asin memiliki panjang 16 cm, sedangkan panjang tubuh ikan belanak angin (Crenimugil seheli) pada air tawar memiliki panjang tubuh 13 cm. Berat badan tubuh ikan belanak angin (Crenimugil seheli) pada air asin 41,766 g sedangkan berat tubuh ikan belanak angin (Crenimugil seheli) pada air tawar 25,402 g. Pada anatomi terdapat beberapa perbedaan, di antaranya jantung, empedu, dan usus. Pada jantung ikan belanak angin (Crenimugil seheli) pada air asin memiliki warna jantung merah pekat sedangkan jantung ikan belanak angin (Crenimugil seheli) pada air tawar memiliki warna jantung putih kemerahan. Pada empedu ikan belanak angin (Crenimugil seheli) pada air asin memiliki warna empedu hijau sedangkan warna empedu pada air tawar memiliki warna empedu hijau kehitaman. Usus ikan belanak angin (Crenimugil seheli)pada air asin memiliki panjang 22,8cm sedangkan usus ikan belanak angin (Crenimugil seheli) pada air tawar memiliki panjang 38,6 cm.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 7 Tahun 2024, "Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025-2045," Makassar, 2024.

[2] A. Okfan, M. R. Muskananfola, and Djuwito, "Studi ekologi dan aspek biologi ikan belanak (Mugil sp.) di perairan muara sungai Banger, Kota Pekalongan," Diponegoro Journal of Marquares, vol. 4, no. 3, pp. 156-163, 2015.

[3] M. D. Malini, R. Octaviani, K. K. Rosada, "Perbandingan anatomi insang ikan berdasarkan habitat yang berbeda," Biotika Jurnal ilmiah Biologi, vol 21, no. 1, pp. 80-88, 2023.

[4] T. Rhediyanto, Y. A. Nurrahman, and Risko, "Distribusi salinitas, suhu, dan pH akibat pengaruh arus pasang surut di muara Sungai Mempawah," Oceanologia, vol. 2, no. 2, pp. 35-47, 2023.

[5] Y. Yolanda, A. Mawardin, N. Komaruddin, E. Risqita, and J. A. Ariyanti, "Hubungan antara suhu, salinitas, pH, dan TDS di Sungai Brang Biji Sumbawa," Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, vol. 11, no. 2, pp. 522-539, 2023.

[6] M. Simanjuntak, "Kualitas air laut ditinjau dari aspek zat hara, oksigen terlarut dan pH di perairan Banggai, Sulawesi Tengah," Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan tropis, vol. 4, no. 2, pp. 291, 2012.

[7] E. Prasetiyono, E. Utami, R. Rendy, T. Iskandar, and E. P. Isnawati, "Pengembangan budidaya ikan belanak Belinyu di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka," Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, vol. 2, no. 1, pp. 67-76, 2022.

[8] D. A. Haqie and E. Haryono, "Kajian karakteristik habitat ikan belanak di muara Sungai Bogowonto," Jurnal Bumi Indonesia, vol. 8, no. 1, pp. 1-8, 2019.

[9] V. A. Prakoso, K. T. Kim, B. H. Min, R. Gustiano, Y. J. Chang, "Lethal dissolved oxygen and blood properties of grey mullets Mugil cephalus in seawater and freshwater," Berita Biologi, vol. 15, no. 1, pp. 89-94, 2016.

[10] H. Gunawan, U. M. Tang, and M. Mulyadi," The effect different of temperature on growth and survival rate of Kryptopterus lais," Jurnal Perikanan dan Kelautan, vol. 24, no. 2, pp. 101-105, 2019.

[11] S. Alam, A. A. Malik, and K. Khairuddin, "Laju respirasi, pertumbuhan dan sintasan benih ikan mas (Cyprinus carpio) dikultur pada berbagai salinitas," Journal of Aquaculture and Fish Health, vol. 9, no. 2, pp. 173, 2020.

Downloads

Published

2026-08-11

How to Cite

[1]
M. B. Sampetondok, R. Y. Wardi, and E. Sohriati, “Perbandingan Morfologi dan Anatomi Ikan Belanak Angin (Crenimugil seheli) pada Air Asin dan Air Tawar”, CJBS, vol. 8, no. 2, pp. 20–26, Aug. 2026.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>